Tentang Teacher
Menjadi seorang guru bahasa Inggris bukanlah perjalanan yang instan bagi saya. Dulu, saya selalu merasa tidak percaya diri dengan pelafalan (pronunciation) saya dan sering terjebak dalam rumus tata bahasa (grammar) yang rumit. Namun, titik balik terjadi ketika saya berhenti menghafal dan mulai menggunakan bahasa Inggris secara aktif dalam kehidupan sehari-hari, seperti menonton film tanpa teks dan menulis jurnal. Berkat konsistensi tersebut, kefasihan saya meningkat pesat hingga akhirnya saya berani berdiri di depan kelas untuk mengajar. Momen paling berharga adalah ketika saya bisa meyakinkan murid-murid saya bahwa fasih berbahasa Inggris bukan berarti tanpa salah, melainkan tentang bagaimana kita berani menyampaikan ide dengan jelas dan percaya diri.